HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TB PADA PENDERITA TB PARU DI POLI PARU RUMAH SAKIT PROF. DR.SULIANTI SAROSO
Downloads
Abstrak : TB merupakan penyakit menular yang menjadi masalah di Indonesia karena diperkirakan setiap hari 425 orang meninggal akibat TB di Indonesia . Perilaku pencegahan TB dilakukan untuk menurunkan angka penularan penyakit TB terhadap orang – orang di lingkungan sekitar. Pengetahuan tentang pencegahan penularan TB paru merupakan bekal utama untuk mencegah penularan dan penyebaran penyakit Tuberkulosis Paru. Perilaku dapat terdiri dari pengetahuan, sikap dan tindakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 60 pasien yang diambil dengan teknik rondom sampling. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan penularan TB Paru. Hasil penelitian menyebutkan bahwa 96,7% responden berpengetahuan rendah, 100% bersikap mendukung dalam pencegahan TB Paru dan 100% berperilaku tidak mendukung pencegahan TB paru. Hasil analisa bivariat menggunakan regresi linier menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan pencegahan TB paru.
Â
Abstract : TB is an infectious disease due to a problem in Indonesia is estimated every day 425 people died from TB in Indonesia. TB preventive behavior is done to reduce the rate of transmission of TB to people - people in the neighborhood. Knowledge of prevention of transmission of TB is the main provision to prevent the transmission and spread of pulmonary tuberculosis. The behavior may consist of knowledge, attitudes and actions. This research is a quantitative study with a descriptive correlative with the cross-sectional design. Sample has collected amount 60 patients were taken by random sampling. This objective study to determine the relationship of knowledge with pulmonary TB infection prevention behavior. The result study 96.7% of respondent knowledgeable low, 100% attitude supportive in the prevention of pulmonary TB and 100% behavior not support the prevention of pulmonary tuberculosis. The linear regression indicates that there is a relationship of knowledge to the prevention of pulmonary tuberculosis.
Downloads
World Health Organization. World Health Statistic 2011, Geneva,2011
Departemen Kesehatan Republik
Indonesia. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta : Depkes RI, 2005
Suthari, L, B, Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan Penularan TB Di Poli Paru Rumah Sakit Pasar Rebu Jakarta Timur, Skripsi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “ Veteran†Jakarta, 2008
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta : Depkes RI, 2002
Perdana, P. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat penderita TB Paru selama pengobatan di puskesmas kecamatan Ciracas Jakarta Timur, Skripsi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “ Veteran†Jakarta, 2008.
Achmadi, U. F, Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah, Kompas,Jakarta,2005.
Diansyah, A, Insidensi dan tingkat kesembuhan penderita TB Paru dewasa BTA (Basil Tahan Asam) positif dikota salatiga tahun 2003, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indeonesia, Yogyakarta, 2003.
Notoatmodjo,S,Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, PT Rhineka Cipta, Jakarta, 2007
Ihsan Fuad. Dasar-dasar Kependidikan, PT Rhineka Cipta, Jakarta, 2005
Wahyudi, E. Hubungan antara pengetahuan tentang penyakit TB Paru dengan tindakan pencegahan penularan pada keluarga penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Ponorogo Utara Kecamatan Ponorogo kabupaten ponorogo. Unair, Surabaya, 2006.
Mantra, Ida Bagus. Demografi Umum. Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2003.
Kusmiati, Dasar-dasar perilaku, Jakarta : Penerbit Depkes RI, 1990.










